Lomba CAD Mechfest

Lomba CAD Mechfest
Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional UBB

Prodi Teknologi Rekayasa Mesin Industri Perkebunan (TRMIP) Politeknik LPP Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Nasional. Pada ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang diselenggarakan oleh Universitas Bangka Belitung, tim Politeknik LPP berhasil meraih Juara 1 dengan mengusung inovasi riset di bidang material komposit berkelanjutan. Sertifikat Pemenang Juara 1 Kegiatan LKTI ini dilaksanakan secara online dan diikuti oleh sekitar 50 tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kompetisi berlangsung ketat, mulai dari seleksi abstrak, pengumpulan karya tulis, hingga tahap presentasi final. Tim Politeknik LPP terdiri dari Aris Sandi, S.ST., M.Eng (dosen pembimbing), Syafiq Fadhlika (ketua tim), Muhammad Juspian (anggota) dan M Alfi Mubarok (anggota) Dalam kompetisi ini, tim Politeknik LPP mengangkat karya berjudul: “ANALISIS UJI IMPAK KOMPOSIT HIBRID LIMBAH SERAT TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN SERAT AMPAS TEBU BERBASIS EPOKSI SEBAGAI BAHAN ALTERNATIF BODI OTOMOTIF.” Penelitian tersebut berfokus pada pemanfaatan limbah perkebunan serat tandan kosong kelapa sawit dan serat ampas tebu sebagai material komposit hibrid berbasis epoksi. Hasil uji impak menunjukkan bahwa komposit ini memiliki potensi kuat sebagai bahan alternatif untuk komponen bodi otomotif yang lebih ramah lingkungan, ekonomis, dan berkelanjutan. Dengan prestasi ini, Prodi Teknologi Rekayasa Mesin Industri Perkebunan Politeknik LPP Yogyakarta mempertegas komitmennya dalam mendorong inovasi dan penelitian mahasiswa, khususnya di bidang teknologi material dan rekayasa. Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam pengembangan sains dan teknologi di Indonesia.
National CAD-CAM (NCC) Polindra

National CAD-CAM (NCC) Polindra
Lomba Rancang Bangun Alat Bantu Pertanian UBB

Sertifikat Pemenang Juara 2 Prodi Teknologi Rekayasa Mesin Industri Perkebunan (TRMIP) Politeknik LPP Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Nasional. Pada ajang Lomba Rancang Bangun Alat Bantu Pertanian (RBABP) yang diselenggarakan oleh Universitas Bangka Belitung, tim Politeknik LPP berhasil meraih Juara 2 dengan mengusung inovasi mesin pertanian. Kegiatan lomba RBABP dilaksanakan secara online dan diikuti oleh sekitar 11 tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kompetisi berlangsung ketat, mulai dari pengumpulan proposal, Seleksi desk evaluation hingga tahap presentasi final. Tim Politeknik LPP terdiri dari Aris Sandi, S.ST., M.Eng (dosen pembimbing), Andhika Pramana Adi Putra (ketua tim), Deny Setiyawan (anggota) dan Luthfy Andrew Genezhatria (anggota). Dalam kompetisi ini, tim Politeknik LPP mengangkat karya berjudul: “RANCANG BANGUN MESIN PENCACAH LIMBAH PUCUK DAUN TEBU DENGAN SISTEM KONTROL OTOMATISASI ARDUINO NANO.” Penelitian tersebut berfokus pada pemanfaatan limbah perkebunan tebu yaitu pucuk daun tebu sebagai pakan ternak dan pupuk kompos. Hasil dari desain mesin ini menunjukkan bahwa limbah pucuk daun tebu memiliki potensi kuat sebagai pakan ternak maupun pupuk kompos yang lebih ramah lingkungan, dan ekonomis. Dengan prestasi ini, Prodi Teknologi Rekayasa Mesin Industri Perkebunan Politeknik LPP Yogyakarta mempertegas komitmennya dalam mendorong inovasi dan penelitian mahasiswa, khususnya di bidang teknologi pertanian dan inovasi rekayasa. Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam pengembangan sains dan teknologi (Saintek) di Indonesia.
National Welding Contest and Workshop

National Welding Contest and Workshop UNS API 2025
Politeknik Untuk Negeri

Program Studi Teknologi Rekayasa Mesin Industri Perkebunan (TRMIP) Politeknik LPP Yogyakarta kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan Politeknik Untuk Negeri (PUN) 2025, sebuah program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor perkebunan Indonesia. Kegiatan tahun ini mengangkat tema “Bersatu Dalam Keberagaman Disiplin Ilmu, Menuju Pembangunan Keberlanjutan”, dengan fokus pada aksi sosial dan pelatihan inovatif untuk peningkatan kapasitas pada sektor perkebunan kakao. Pada tahun 2025, kegiatan PUN dipimpin oleh Muhammad Juspian, mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Mesin Industri Perkebunan, yang dipercaya sebagai Ketua Pelaksana. Di bawah koordinasinya, tim mahasiswa dan dosen merancang serangkaian program yang memadukan pendekatan teknologi, sosial, dan keberlanjutan untuk menjawab tantangan di lapangan. Program Politeknik Untuk Negeri 2025 diarahkan pada beberapa kegiatan utama, antara lain: Mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh di perkuliahan ke dalam situasi nyata di lapangan. Pelatihan Teknologi Pengolahan Kakao Berkelanjutan, Pelatihan ini memberikan pemahaman kepada petani dan pelaku usaha lokal mengenai teknik pascapanen kakao yang tepat, penerapan mekanisasi sederhana, serta penggunaan alat yang efisien untuk meningkatkan mutu biji kakao. Workshop Peningkatan Produktivitas dan Manajemen Kebun Kakao, Peserta dilatih untuk menerapkan praktik budidaya kakao yang adaptif, efisien, dan ramah lingkungan, termasuk pemangkasan, penanganan hama terpadu, dan manajemen nutrisi tanaman. Aksi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Melibatkan kegiatan berbasis kebutuhan masyarakat, seperti pembagian alat-alat pendukung kebersihan lingkungan, edukasi pemuda mengenai peluang di sektor perkebunan, serta program pendampingan kelompok tani. Kolaborasi Multidisiplin, Sesuai tema yang diusung, kegiatan dirancang sebagai ruang kolaborasi antara mahasiswa berbagai program studi untuk menghadirkan solusi holistik, mulai dari aspek sosial, teknis, hingga manajerial. Ketua Pelaksana PUN 2025, Muhammad Juspian, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah pengabdian, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran mahasiswa dalam pengembangan sektor perkebunan kakao yang berkelanjutan “Kami ingin menunjukkan bahwa keberagaman disiplin ilmu dapat menjadi kekuatan besar untuk menciptakan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui PUN 2025, kami berkomitmen mendukung peningkatan kualitas sektor perkebunan kakao melalui edukasi, teknologi, dan aksi sosial,” ujarnya. Sebagai institusi pendidikan vokasi yang berfokus pada bidang perkebunan, Politeknik LPP Yogyakarta konsisten melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan kebutuhan industri dan komunitas. Program PUN menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu sekaligus memberi kontribusi bagi pembangunan keberlanjutan di sektor perkebunan nasional.
